Antisipasi Penyakit Kuning Misterius, Biasakan Cuci Tangan dan Pola Hidup Sehat

Anak-anak belajar cara mencuci tangan yang benar supaya terhindar dari berbagai penyakit / ist

SLEMAN, SMJogja.com – Penyakit akut misterius menimpa anak-anak di berbagai negara termasuk Indonesia. Semua pihak perlu segera melakukan edukasi dan sosialisasi pentingnya pola hidup sehat pada semua lini. Anak-anak tentu menjadi sasaran utama karena penyakit akut misterius sedang menimpa mereka.

Tim Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Ahmad Dahlan (UAD) mencoba segera melakukannya. Mereka, Apt Lolita MSc dan Apt Azis Ikhsanudin MSc melakukan kegiatan pengabdian masyarakat berkolaborasi dengan tiga sekolah yaitu TK ABA Karangharjo, TK ABA Berbah dan PGPAUG Karangharjo, Berbah, Sleman.

”Kami mengawali kegiatanpada guru, staf dan orang tua siswa dengan topik utama Upaya Peningkatan Kewaspadaan dan Respon Terhadap Penularan Penyakit Kuning Akut Misterius yang sedang berjangkit,” papar Lolita.

Menurutnya penyakit ini berisiko tinggi menyerang anak-anak usia dini. Orang tua harus memahami cara deteksi dan pencegahan dini infeksi pada anak. Data hasil survei pada guru, staf dan orang tua siswa menunjukkan terdapat peningkatan pengetahuan yang signifikan tentang penyakit hepatitis akut misterius sesudah edukasi.

Read More

Buat Sabun

Tim juga melakukan pelatihan pembuatan handsanitizer kepada seluruh guru, staf serta orang tua siswa. Peserta sangat antusias dan mampu mempraktikkan cara pembuatan handsanitizer yang aman dan sesuai persyaratan.

”Pelatihan untuk meningkatkan semangat peserta sasaran agar mampu membuat handsanitizer secara mandiri dengan memanfaatkan bahan yang mudah didapat,” imbuh Azis.

Puncak kegiatan pengabdian masyarakat berlangsung Sabtu, 15 Oktober 2022. Tim menyelenggarakan edukasi kesehatan bertajuk Ayo Cuci Tangan Dengan Sabun dan Air. Sebanyak 100 peserta mengikuti sekaligus memperingati Hari Cuci Tangan Sedunia.

Mencuci tangan dengan sabun dan air merupakan salah satu cara termudah untuk mencegah penularan kuman penyebab penyakit. Pada kegiatan edukasi ini, anak-anak belajar tujuh langkah cuci tangan yang baik sesuai standar WHO.

Related posts

Leave a Reply