Banjir Bandang Kulonprogo, Perlu Segera Normalisasi Saluran Air

Anggota DPR RI Gandung Pardiman memberi bantuan korban banjir bandang dan tanah longsor Kulonprogo / Agung PW

KULONPROGO, SMJogja.com – Banjir bandang yang terjadi beberapa waktu lalu memerlukan perhatian dan penanganan serius. Pasalnya, bencana tersebut terus mengancam dan pemukiman bahkan fasilitas umum rentan terkena dampaknya.

”Awal bulan April lalu juga sudah terjadi banjir dan longsor di Kalirejo, Kokap yang mengakibatkan sejumlah rumah rusak,” tutur Panewu Kokap, Yulianto.

Bencana kembali terjadi pada 19 Mei lalu ketika hujan deras melanda wilayah Kulonprogo. Beberapa rumah penduduk dan SMPN 3 Kokap terkena dampaknya. Pemerintah, sukarelawan dan warga bekerja keras melakukan penanganan.

Lurah Kalirejo, Lana, menambahkan kondisi geografis di lokasi bencana perlu perhatian. Pasalnya, saluran air yang ada tidak mampu menampung debit air saat hujan deras. Ia berharap ada perbaikan saluran air supaya pemukiman dan fasilitas umum aman saat hujan deras.

Read More

Solusi Bersama

Wakil rakyat dari DPR RI, Gandung Pardiman langsung turun ke lokasi. Ia mengungkapkan akan ikut membantu penanganan bencana di sana. Pihaknya memiliki sukarelawan yang juga siap terjun ketika ada bencana.

”Kami akan perhatian dan kawal bencana yang terjadi di Kokap supaya tidak berdampak lebih parah. Perlu solusi dari semua pihak terutama mereka yang benar-benar mengetahui kondisi di lapangan,” ujar Gandung yang juga Ketua DPD Partai Golkar DIY.

Pada kesempatan tersebut, ia memberi bantuan bahan pangan untuk warga yang terdampak bencana banjir bandang. Ia juga menyampaikan ke warga Girimulyo yang menjadi korban longsor beberapa waktu lalu.

Related posts

Leave a Reply