Dorong Gunakan Aplikasi Lapor Untuk Pengaduan Layanan Publik

Kepala Diskominfo Sleman Eka Suryo Prihantoro / dok

SLEMAN, SMJogja.com – Masyarakat diminta tidak segan menggunakan aplikasi Lapor! jika memiliki keluhan seputar pelayanan publik. Pemerintah berjanji akan mengupayakan tindak lanjut atas pengaduan tersebut.

Di Kabupaten Sleman yang menjadi salah satu daerah percontohan Sistem Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik Nasional (SP4N) Lapor, sepanjang tahun 2022 telah mengelola 2.329 aduan. Sejauh ini sudah 2.141 aduan yang ditindaklanjuti sedangkan 188 laporan belum terselesaikan.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Sleman Eka Suryo Prihantoro mengungkapkan, selama ini masyarakat lebih banyak menyampaikan aduan melalui berbagai platform media sosial seperti Facebook, Instagram, Twitter, website, atau Whatsapp. Karenanya, sosialisasi dan edukasi terkait penggunaan aplikasi Lapor perlu dilakukan lebih gencar lagi.

‚ÄúData pengaduan yang sampai ke instansi dapat dimanfaatkan sebagai dasar pengambilan kebijakan. Hal itu dibutuhkan demi meningkatkan kualitas dan perbaikan layanan publik,” kata Eka, Minggu (29/1).

Read More

Pada Jumat (27/1) lalu, Kementerian PANRB bersama Lembaga Mitra Pembangunan  United Nations Development Programe (UNDP), dan Korea International Cooperation Agency (KOICA) telah menyelenggarakan sosialisasi SP4N menggunakan aplikasi Lapor kepada publik di Sleman. Kegiatan ini dirangkai dengan agenda focus group discussion evaluasi rencana aksi daerah terkait SP4N-Lapor.

Pada sosialisasi itu dijelaskan, di tahun 2024 ditargetkan pengguna SP4N-Lapor sebanyak 1,8 juta orang. Kegiatan sosialisasi merupakan salah satu upaya untuk pencapaian target itu.

Sementara itu, Eka berharap ke depan dapat diberlakukan integrasi otomatis antara berbagai kanal layanan aduan yang telah dikelola oleh Pemkab Sleman dengan SP4N-Lapor. “Dengan integrasi tersebut, maka seluruh aduan dan respon yang dikelola oleh SKPD di Kabupaten Sleman dapat secara otomatis tercatat dalam SP4N-Lapor., tanpa harus diinput secara manual oleh pejabat penghubung pengelola pengaduan Lapor Sleman dan SP4N Lapor,” pungkasnya.

Related posts

Leave a Reply