Dorong Semangat Belajar, Mahasiswa Tak Mampu Dapat Pinjaman Laptop

Dr Arie Sujito SSos MSi menyampaikan bantuan peminjaman laptop untuk mahasiswa / ist

JOGJA, SMJogja.com – Mahasiswa aktif program S1 dan D4 UGM yang berasal dari keluarga tidak mampu memperoleh pinjaman laptop. Kampus mengambil langkah tersebut guna memperlancar mahasiswa menempuh studi. Tujuannya, supaya mereka bisa mlulus tepat waktu.

Wakil Rektor UGM Bidang Kemahasiswaan, Pengabdian kepada Masyarakat, dan Alumni, Dr Arie Sujito SSos MSi mengungkapkan hal itu di sela-sela penyerahan bantuan peminjaman laptop di Gedung Pusat. Mereka yang menerima bantuan sebanyak 91 mahasiswa, terutama para penerima beasiswa Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah.

Ia mengungkapkan, pimpinan UGM menyadari di era digital, laptop menjadi salah satu kebutuhan utama mahasiswa dalam menjalani studi. Kampus memberi layanan peminjaman sebagai salah satu bentuk komitmen mendukung pembelajaran mahasiswa.

”Kami tidak ingin mahasiswa kesulitan. Zaman saya tidak ada mahasiswa punya laptop, dan memang cara komunikasi tidak menggunakan alat yang canggih seperti sekarang. Tapi saat ini mau tidak mau alat ini menjadi prioritas,” papar Ari.

Read More

Proses Peminjaman

Pendaftaran penerima bantuan peminjaman laptop dibuka Direktorat Kemahasiswaan UGM tanggal 31 Desember lalu, dengan total jumlah pendaftar sebanyak 297 orang. Penerima bantuan yang terpilih melalui proses seleksi sebanyak 91 orang. Penerima bantuan berasal dari berbagai angkatan, mulai dari mahasiswa baru hingga mahasiswa tingkat akhir.

Ari menjelaskan keterbatasan sumber daya membuat kampus melakukan seleksi. Kampus berharap laptop bisa memudahkan mahasiswa tetap produktif berkarya dan punya komitmen untuk menyelesaikan pendidikan dengan baik.

”Bantuan ini sudah lama saya butuhkan apalagi saat ini sedang mengerjakan tugas akhir. Beberapa bulan lalu saya mengalami kerusakan laptop, sehingga saya sering harus ke warnet dan ke kampus untuk mengerjakan tugas. Saya sering menanyakan ke Ditmawa apakah bisa meminjam laptop dan ternyata sekarang terwujud,” ungkap mahasiswa Fakultas Teknik Angkatan 2018, Cosmos Dimara.

Oktavia Mega Puspita, mahasiswa baru Sekolah Vokasi UGM mengungkapkan terima kasihnya pada kampus. Dirinya berasal dari keluarga kurang mampu dan tidak ada dana untuk membeli laptop. Ini menjadi satu hal yang bisa meningkatkan semangat belajar.

Related posts

Leave a Reply