Dosen Ilmu Ekonomi UII Dikukuhkan Jadi Profesor

Serah terima SK Mendikbudristek tentang kenaikan jabatan akademik profesor kepada dosen jurusan Ilmu Ekonomi UII, Agus Widarjono, Kamis (21/7/2022) / dok

SLEMAN, SMJogja.com – Universitas Islam Indonesia (UII) kembali melahirkan seorang guru besar. Pada Kamis (21/7), dilakukan penyerahan SK Mendikbudristek tentang kenaikan jabatan akademik profesor kepada dosen jurusan Ilmu Ekonomi UII, Agus Widarjono.

Pengukuhan ini menempatkan Agus Widarjono sebagai guru besar UII ke-26. “Keberhasilan ini diharapkan mampu memberikan daya dorong bagi tujuh dosen lain yang sedang mengikuti program percepatan profesor,” kata Direktur Sumber Daya Manusia UII, Ike Agustina saat acara serah terima SK Mendikbudristek di Kampus Terpadu UII, Kamis (21/7).

Menurut dia, program percepatan profesor yang diinisiasi UII sejak tahun 2019 terbukti mampu mempercepat pencapaian gelar tertinggi bagi dosen. Program ini bertujuan membantu para peserta dalam menghasilkan karya ilmiah sebagai syarat pengajuan jabatan akademik profesor.

Skema yang ditawarkan antara lain penelitian kolaboratif, dan coaching clinic. Peserta program wajib melibatkan kolaborator/coach yang telah memiliki jabatan akademik profesor, memiliki h-Index scopus, dan memiliki rekam jejak publikasi sebagai penulis pertama dalam jurnal internasional bereputasi kurun waktu lima tahun terakhir.

Read More

Dalam sambutannya, Rektor UII Prof Fathul Wahid menitikberatkan pada konsep intelektual publik. Secara umum, intelektual publik adalah kaum terdidik dalam disiplin ilmu tertentu yang memutuskan untuk menulis dan berbicara ke audiens yang lebih luas.

Namun mereka tidak harus berasal dari kalangan perguruan tinggi. Semua orang dari kalangan terdidik dapat menjadi intelektual publik yang berperan dalam setiap perubahan besar bangsa. “Seorang profesor sudah mempunyai bekal lebih dari cukup untuk menjelma menjadi intelektual publik,” ujarnya.

Dia pun mengingatkan tentang beragamnya peran intelektual publik. Tidak hanya sosok pemikir tapi juga mengambil peran sebagai ahli, penjaga gerbang pengetahuan, selebrita media, dan pengungkap kebenaran.

Related posts

Leave a Reply