Era Sudah Berubah, Pengelola Destinasi Wisata Harus Paham Digital Marketing

Director of Business Development Travelxism, Desideria Murti C W PhD menyampaikan materi di depan pengelola desa wisata / ist

JOGJA, SMJogja.com – Berkembangnya destinasi wisata belum berjalan seimbang dengan pemahaman pengelola mengenai digital marketing. Padahal, situasi sekarang sudah berubah, segala sesuatu bersentuhan dengan teknologi. Karena itu penting bagi pengelola destinasi wisata untuk mengenail digital marketing.

Hal itu terungkap dalam Pelatihan Pengelolaan Wisata DAK Non Fisik tahun 2022 sebagai salah satu upaya Dinas Pariwisata Kabupaten Sleman meningkatkan kualitas desa wisata. Dalam pelatihan tersebut, Travelxism menjadi narasumber untuk mengisi materi dengan tema ”Digital Marketing”.

Tiga narasumber menyampaikan gagasannya, salah satunya mengenai strategi pemasaran dan penguatan identitas brand dari Director of Business Development Travelxism, Desideria Murti C W PhD. Ia mengajak peserta pelatihan untuk mengenal dan menganalisis potensi dan kelebihan masing-masing desa wisata.

Praktik Digital

Read More

Pelatihan pengelolaan desa wisata mengundang sepuluh desa wisata yang ada di Kabupaten Sleman. Desa-desa wisata ini hadir dengan berbagai macam komoditas unggulannya. Mulai dari agrowisata, wisata religi, wahana outbound dan camping, edukasi biogas, wisata ramah anak, sampai dengan wisata yang menawarkan rangkaian meditasi spiritual.

”Para pengelola sangat tertarik mengikuti Pelatihan Pengelolaan Desa Wisata dengan topik Digital Marketing Desa Wisata. Mereka tidak hanya memperoleh teori tapi juga langsung mempraktikkan teori yang sudah diberikan,” tutur Desideria.

Beberapa praktiknya antara lain pembuatan facebook fanpage, analisis SWOT masing-masing desa wisata, hingga photo challenge. Tim Travelxism juga memberikan apresiasi berupa tiket Virtual Tour ke London bagi para peserta yang berhasil melakukan praktik dengan baik.

Related posts

Leave a Reply