Grha Padmanaba Diresmikan, Wujud Dedikasi Alumni SMAN 3 Yogyakarta

YOGYAKARTA, SMJogja.com – Setelah dua tahun masa proses pembangunan, Grha Padmanaba akhirnya diresmikan pada Sabtu (17/9). Peresmian dilakukan oleh Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X didampingi Ketua Keluarga Besar Alumni Padmanaba, Penjabat Walikota Yogyakarta beserta sejumlah donatur.

Gedung tujuh lantai ini dibangun dengan anggaran kurang lebih Rp 17 miliar. Di dalamnya terdapat beragam fasilitas antara lain ruang kelas, workshop, lobi, laboratorium, perpustakaan, dan ruang pentas. Pendirian gedung yang terletak di komplek SMAN 3 Yogyakarta itu merupakan hasil kerjasama alumni sekolah tersebut, dan para donatur. 

Nama-nama pihak yang berkontribusi dalam pembangunan gedung itu tampak tertulis pada dinding sisi depan lobi. 

“Saya hargai loyalitas dan dedikasi alumni Padmanaba kepada almamaternya. Gedung ini dilengkapi teknologi terkini dan ruang kreasi seni budaya sehingga cocok dengan era pendidikan era revolusi industri 4.0 dan kondusif menunjang pengembangan pendidikan karakter,” kata Menko Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Indonesia Muhadjir Effendi saat menyampaikan sambutan secara daring.

Read More

Senada, Sri Sultan juga merasa bangga dan berterima kasih kepada alumni. “Tidak mudah mengkonsolidasikan potensi alumni. Modal sosial ini harus bisa dijaga karena itulah kekuatan Jogja,” katanya.

Ke depan, Pemda DIY akan mengupayakan pengadaan sarana prasarana untuk kelengkapan Grha Padmanaba. Terlebih, gedung yang masih kosong itu sudah secara resmi diserahterimakan kepada Pemda DIY. Meski bisa meminta bantuan dari donatur, Sultan mengingatkan pihak sekolah agar tidak menarik uang dari orang tua siswa demi alasan melengkapi sarana gedung tersebut.  

Ketua Keluarga Besar Alumni Padmanaba, Hendri Saparini mengatakan, kehadiran Grha Padmanaba ini didasari pemikiran bahwa siswa membutuhkan fasilitas yang lebih memadai dalam mengikuti perkembangan zaman. “Gedung ini bisa dimanfaatkan oleh semua pelajar di DIY tidak hanya diperuntukkan siswa Padmanaba,” ujarnya.

Dia menuturkan, tidak mudah menentukan desain bangunan ini. Awalnya ingin menggabungkan konsep heritage dan futuristik namun akhirnya terwujud desain modern ini. “Gedung ini adalah persembahan alumni yang menyumbangkan tidak sekedar dana tapi juga jejaring. Dananya ada yang berasal dari kelompok angkatan, ada juga yang pribadi,” katanya.

Dia berharap fasilitas Grha Padmanaba bisa dimanfaatkan secara maksimal sehingga bisa menyemangati alumni untuk memberikan kontribusi yang lebih lagi.

Related posts

Leave a Reply