Hadapi Pemilu 2024, PKS Target 15 Persen

Ketua DPW PKS DIY, Agus Mas'udi di depan kader dalam syawalan / Agung PW

JOGJA, SMJogja.com – Partai Keadilan Sejahtera mempersiapkan sedini mungkin menyambut pesta demokrasi 2024. Para kadernya memiliki target memperoleh 15 persen suara agar bisa menjadi partai papan atas.

Ketua DPW PKS DIY, Agus Mas’udi mengungkapkan hal itu dalam syawalan dengan para kadernya di Inna Garuda Hotel. Ia mengatakan sebenarnya akan menargetkan 20 persen namun terasa sangat berat.

”Kami ingin naik kelas dari partai papan tengah ke papan atas. Karena itu untuk menuju ke sana harus mampu meraih 20 persen suara agar bisa mencalonkan presiden sendiri, mencalonkan kepala daerah sendiri,” ujar Agus.

Kendati demikian, partainya sadar diri dan tahu diri untuk mencapai 20 persen sangat berat. Ia memilih untuk menargetkan 15 persen, mempertahankan dan meningkatkan yang sudah ada. Ketika target tercapai, akan banyak hal yang lebih bermanfaat bagi masyarakat.

Read More

”Ketika jumlah suara dan jumlah kursi di DPR banyak, pasti partai akan lebih bisa bermanfaat bagi masyarakat, migunani tumprap masyarakat,” tandasnya.

Ia mengajak seluruh kader berjuang bersama membesarkan partai. Partai membutuhkan masukan, saran, kritikan. Bahkan, partai memerlukan kader untuk menjadi dewan pakar dan dewan penasehat di tingkat pusat hingga daerah.

Milad PKS

Ketua Panitia Milad ke- 20 PKS, dr Gamal Albinsaid menambahkan partainya ingin menghadirkan spirit kolaborasi, kekeluargaan, dan kebersamaan. Partai menggelar acara di Istora Senayan, Jakarta, dengan ribuan kader memadari stadion.

”Selama beberapa tahun terakhir, bangsa kita lelah dengan perpecahan. Yang kita butuhkan hari ini adalah pemimpin-pemimpin yang mampu mempersatuka. Karena itu, pada milad ke-20, kami mengajak elemen bangsa berkolaborasi melayani Indonesia,” paparnya.

Ketua DPP PKS Bidang Kepemudaan tersebut menegaskanperbedaan dan kemajemukan adalah sumber kekayaan. Siapapun yang tidak bisa menikmati, mengelola, dan mengoptimalkan perbedaan, akan kehilangan banyak sumber kekayaan dan potensi bangsa.

”Kami meyakini persatuan dan kesatuaan merupakan satu- satunya cara agar bangsa Indonesia mampu mewujudkan kesejahteraan,” tegas Gamal.

Related posts

Leave a Reply