Hari Kesaktian Pancasila Ingatkan Bahaya Laten Komunis

Komandan Korem 072/Pamungkas Brigjen TNI Puji Cahyono beserta Ketua Persit Koorcabrem 072 PD IV Diponegoro Ny Allis Puji Cahyono menghadiri upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila di lapangan Monumen Pancasila, Kentungan, Sleman, Yogyakarta dengan Inspektur Upacara Gubernur DIY Sri Sultan Hamengkubuwono X / ist

JOGJA, SMJogja.com – Komandan Korem 072/Pamungkas Brigjen TNI Puji Cahyono beserta Ketua Persit Koorcabrem 072 PD IV Diponegoro Ny Allis Puji Cahyono menghadiri upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila di lapangan Monumen Pancasila, Kentungan, Sleman, Yogyakarta, Sabtu (1/10). Upacara dipimpin oleh Inspektur Upacara Gubernur DIY Sri Sultan Hamengkubuwono X.

Danrem Pamungkas, Brigjen TNI Puji mengatakan, penyelenggaraan peringatan Hari Kesaktian Pancasila sesungguhnya merupakan salah satu upaya untuk memelihara ingatan tentang Pancasila sebagai idiologi yang harus terus dipegang teguh oleh seluruh komponen bangsa.

“Kita tidak boleh lalai akan bahaya laten komunis,” ujarnya.

Rangkaian upacara dimulai dengan laporan Komandan Upacara kepada Inspektur Upacara kemudian dilanjut dengan mengheningkan cipta yang dipimpin Inspektur Upacara. Dalam upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila dibacakan Teks Pancasila, pembukaan Undang-Undang Dasar1945 dan pembacaan Naskah Ikrar.

Read More

“Naskah Ikrar Hari Kesaktian Pancasila ini suatu janji dengan sungguh-sungguh dengan membulatkan tekad untuk tetap mempertahankan dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila sebagai sumber kekuatan menggalang kebersamaan untuk memperjuangkan, menegakkan kebenaran dan keadilan demi keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” jelasnya.

Ia menyebutkan, Hari Kesaktian Pancasila diperingati untuk mengenang para Pahlawan yang telah gugur dalam aksi G30S PKI pada tanggal 30 September 1965 oleh PKI. Adapun korban dari peristiwa tersebut terdiri dari 6 Perwira tinggi dan 1 Perwira menengah yaitu Jenderal TNI (Anumerta) Ahmad Yani, Letjen TNI (Anumerta) R. Suprapto, Letjen TNI (Anumerta) MT Haryono, Letjen TNI (Anumerta) S. Parman, Mayjen TNI (Anumerta) DI Pandjaitan, Mayjen TNI (Anumerta) Sutoyo Siswomiharjo, Kapten Czi. (Anumerta) Pierre Andreas Tendean.

“Selain 7 Pahlawan yang gugur di Jakarta, pejabat Korem 072/Pamungkas saat itu Brigadir Jenderal TNI (Anumerta) Katamso yang menjabat Danrem 072/Pamungkas dan Kolonel (Anumerta) Sugiyono yang menjabat sebagai Kasrem 072/Pamungkas juga gugur dalam peristiwa pemberontakan di Yogyakarta,” ungkap Danrem Pamungkas.

Upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila turut dihadiri oleh Brigjen Pol Slamet R Santoso (Wakapolda DIY), Brigjen Pol Andre Wibowo (Kabinda DIY), Kolonel Laut (K) Damayanti (Danlanal DIY), Wibowo (Kajati DIY), dan Nuryadi (DPRD DIY). Lalu Kolonel Inf Yogi Mohamanto (Kasi Intel Kasrem 072/Pmk), Kolonel Inf Gempar Sebayang (Kasiter Kasrem 072/PMK), Kolonel Penerbang Frando Marpaung (mewakili Danlanud), Forkopimda DIY dan Letkol Inf Helmi (Danyonmek 403/WP).

Related posts

Leave a Reply