Hati-Hati Berkendara, Ban Isi Nitrogen Lebih Aman

Ban isi nitrogen lebih aman dan nyaman bagi pengendara / ist

JOGJA, SMJogja.com – Banyak pengguna kendaraan, mobil maupun sepeda motor menggunakan nitrogen sebagai pengisi angin ban. Pasalnya, ban yang menggunakan nitrogen lebih nyaman dibandingkan ban yang menggunakan angin biasa.

”Nitrogen, secara molekul memiliki sifat tidak mudah lepas dan bocor. Karena sifatnya, ukuran udara pada ban dengan nitrogen tidak akan banyak berubah meski suhu naik karena cuaca maupun penggunaan di atas aspal yang panas,” ungkap Founder dan CEO CV Mucha Persada, Muchlis.

Ia menyampaikan itu ketika berdiskusi secara daring bersama Widya Robotics yang membuat robot karya anak bangsa. Menurutnya, penggunaan nitrogen sebagai pengisian ban dapat menjaga ban lebih awet dalam jangka yang lebih panjang.

Sayangnya, kebutuhan nitrogen belum bisa terpenuhi secara merata karena minimnya stasiun pengisian. Selama ini pengisian nitrogen hanya ada di SPBU di Indonesia. Karena itu perlu terobosan baru supaya masyarakat lebih mudah memperoleh nitrogen.

Read More

Bekerja Otomatis

Product Manager Widya Robotics, Awal Rahandito membenarkan tempat pengisian nitrogen masih terbatas. Ia berusaha menjawab kebutuhan masyarakat dengan mendatangkan alat, My Nitro. Alat tersebut merupakan layanan terpusat pom nitrogen dan tambal ban yang bekerja secara otomatis dan self service seperti mesin ATM.

”Kini My Nitro sudah ada di 49 lokasi yang berada di 18 kota. Kami akan terus mengembangkan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat,” ujar Awal.

Ia menjelaskan seseorang bisa mengoperasikan My Nitro secara mandiri. Cara penggunaannya pun sangat mudah yaitu dengan memilih jenis kendaraan, memilih layanan, mengisi data jumlah ban untuk pengisian nitrogen atau tambal ban, kemudian melakukan pembayaran.

Setelah pembayaran selesai, pengendara dapat melakukan pengisian udara nitrogen sesuai data. Pembayarannya pun bisa secara cashless karena My Nitro sudah terhubung dengan beberapa layanan dompet digital dengan QRIS. Namun untuk pengguna yang belum terbiasa dengan pembayaran cashless, pada proses transisinya tersedia juga alternatif pembayaran manual.

Pada pengembangannya, Widya Robotics bekerja sama dengan CV Mucha Persada, PT Aneka Gas Industri (Samator) dan PT Jasa Marga dalam rangka memperluas jangkauan pasar. Ia berharap jangkauan keberadaan nitrogen akan semakin luas supaya masyarakat bisa lebih nyaman menggunakan kendaraan.

Related posts

Leave a Reply