Hati-Hati Membuat Hand Sanitizer, Jangan Asal Campur Pewangi

Pelatihan pembuatan hand sanitizer menggunaka bahan yang aman / ist

JOGJA, SMJogja.com – Pandemi Covid-19 membuat banyak orang berusaha melakukan pencegahan penyebaran dengan berbaga cara. Salah satunya membuat hand sanitizer. Namun jangan asal membuat karena bisa-bisa malah berbahaya bagi kesehatan.

Hand sanitizer merupakan sediaan mengandung alkohol cair, gel, atau busa yang berfungsi menonaktifkan dan atau menekan pertumbuhan mikroorganisme pada permukaan tangan. Hand sanitizer mengandung alkohol dengan jumlah 60-95%.

”Banyak orang mencampur hand sanitizer dengan alasan biar wangi dan lainnya. Tetapi perlu diketahui beberapa zat tambahan tersebut dapat memicu keracunan bahkan penurunan efektifitasnya menghambat pertumbuhan mikroba. Karena itu, perlu edukasi dan evaluasi formula handsanitizer yang tepat,” papar apt Citra Ariani Edityaningrum MSi dari tim pengabdian masyarakat Fakultas Farmasi Universitas Ahmad Dahlan (UAD).

Ia bersama apt Siti Fatmawati Fatimah MSc dan dr Ario Tedjosukmono MMR dari Fakultas Kedokteran melakukan penyuluhan penggunaan dan pelatihan pembuatan hand sanitizer. Mereka melakukan kegiatan di SMA Muhammadiyah 2 Jogjakarta.

Read More

Standar WHO

Pembuatan hand sanitizer, jelas Citra, mengacu pada Guide to Local Production: WHO-recommended Handrub Formulations (2010). Berdasar hasil pre test dan post test siswa, tim berhasil memberikan pemahaman para siswa terkait manfaat dan mekanisme kerja hand sanitizer.

”Kami memberi pelatihan pembuatan hand sanitizer. Komponennya meliputi alkohol 96% sebagai antiseptik. Penggunaan alkohol cenderung menyebabkan kulit terasa kering, sehingga perlu ditambahkan gliserin sebanyak 1-3% yang berfungsi sebagai pelembab atau humektan,” imbuh Fatmawati.

Komponen lain yaitu parfum dan terakhir air hasil penyulingan. Proses pembuatannya mulai dengan penyiapan alat, bahan dan menakar seluruh komponen sesuai dengan kebutuhan. Alkohol 96% dicampurkan dengan gliserin, kemudian tambahkan parfum.

Setelah tercampur merata, tambahkan air suling hingga konsentrasi alkoholnya tidak kurang dari 70%. Para siswa terlihat antusias sehingga mengikuti seluruh kegiatan formulasi hingga proses pengemasan dalam waktu yang relatif singkat.

Related posts

Leave a Reply