Jurusan Statistika UII Buka Program Magister

Gedung Jurusan Statistika FMIPA UII / dok

SLEMAN, SMJogja.com – Prospek dan peluang kerja lulusan Statistika terbuka lebar di era revolusi industri 5.0. Tenaga profesional bidang Statistika juga banyak dibutuhkan di berbagai lini profesi.

Oleh karena itu, Jurusan Statistika Fakultas MIPA UII membuka Program Magister Statistika. Soft launching dilakukan secara daring, Sabtu (26/11) dengan diikuti para calon wisudawan dan alumni Prodi Statistika UII. Acara peluncuran juga diisi workshop bertema Pentingnya Magister Statistika pada Era Revolusi Industri 5.0 dan Otomatisasi.

Dekan Fakultas MIPA UII Prof Riyanto  mengatakan, soft launching dilakukan setelah keluarnya Surat Keputusan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi RI Nomor 699/E/O/2022 tentang Izin Pembukaan Program Studi Statistika Program Magister UII.

Berdasarkan SK tersebut, Program Magister Statistika UII akan melaksanakan perkuliahan mulai semester genap tahun 2023. 

Read More

“Pendaftaran mahasiswa baru dibuka pada 1 Desember 2022 melalui admisi pada portal kampus kami,” katanya.

Visi dari Program Magister Statistik UII adalah mengembangkan ilmu statistik terapan berbasis penelitian pada bidang kesehatan, pangan, teknologi, bisnis dan industri untuk menghasilkan lulusan yang kredibel (kapabel dan fleksibel), serta memiliki keunggulan dalam keislaman. Adapun misinya yakni menyelenggarakan pendidikan sesuai standar nasional yang berorientasi global, sehingga lulusan dapat berperan di tingkat nasional dan global. 

Selain itu, melaksanakan dan memanfaatkan hasil penelitian yang mendukung pengembangan ilmu statistik, serta pengabdian terkait ilmu statistik bagi masyarakat lokal, regional, nasional, dan internasional. Misi lain yang diusung adalah melaksanakan kegiatan dakwah islamiyah untuk menyebarkan teladan nilai-nilai keislaman.

“Kami mengusung kurikulum dengan capaian pembelajaran lulusan yang disingkat sebagai creative minds yakni kompetensi communication, research, entrepreneurship, analysis, technology, Islamic ethics, value, elaboration, managerial, innovation, nationality, diagnosis, dan science,” terangnya.

Sementara itu, dosen Departemen Kesehatan Masyarakat Veteriner (KMV), Fakultas Kedokteran Hewan UGM Dr Roza Azizah Primatika selaku narasumber workshop mengatakan, peluang kerja statisticians atau statistisi terbuka luas, baik di sektor pemerintahan, digital maupun kesehatan. “Statistika diproyeksikan tumbuh 33 persen dari tahun 2020-2030 di seluruh bidang pekerjaan,” ujar lulusan Prodi Statistika UII tahun 2008 itu.

Peran statistisi dibutuhkan dalam tata kelola digital, kreativitas perencanaan bisnis, dan pengelolaan big data. Di dalam tata kelola pemerintahan, data sendiri merupakan hal yang penting sebagai transparansi dan pengambilan keputusan yang akurat secara cepat. 

Related posts

Leave a Reply