Kampus Tanpa Kekerasan Seksual, UAJY Bentuk Satgas

Diskusi pembentukan Satgas PPKS di UAJY / dok UAJY

JOGJA, SMJogja.com – Kekerasan seksual di kampus menjadi perbincangan hangat beberapa waktu silam. Banyak pihak berusaha mencegah supaya kasus serupa tak terjadi lagi. Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY) merespons persoalan tersebut dengan membentuk Satgas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (PPKS).

Mengawali pembentukan satgas, kampus menggelar diskusi dengan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi di Ruang Diskusi Kampus II Gedung Thomas Aquinas. Hadir dalam kegiatan tersebut, Inspektur Jenderal Kemendikbud Ristek, Dr Chatarina Muliana Girsang SH SE MH, jajaran rektorat, Dekan Fakultas Hukum, dan Tim Panitia Seleksi Satgas PPKS di UAJY.

Rektor, Prof Yoyong Arfiadi mengungkapkan terbitnya Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nomor 30 Tahun 2021 tentang Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (PPKS) di lingkungan perguruan tinggi mendesak agar setiap kampus segera membentuk satuan tugas (satgas).

Kampus Nyaman

Read More

”Pembentukan satgas bertujuan supaya mahasiswa nyaman dalam proses pembelajaran,” tandas Yoyong.

Menurut Chatarina saat ini darurat kekerasan seksual yang berdampak sebagian besar pada mahasiswa. Karena itu perlu pembentukan satgas PPKS di perguruan tinggi termasuk kampus swasta.

”Pembentukan satgas PPKS sangat membantu pimpinan perguruan tinggi untuk memastikan bahwa kampus sebagai tempat yang aman dan nyaman apalagi Jogja merupakan Kota Pelajar,” tegasnya.

Ia menambahkan kasus kekerasan seksual di Jogja sudah lebih dari satu orang yang dilaporkan. Hal tersebut merupakan tantangan baginya dalam membangun kepercayaan dengan orang yang mendapatkan laporan.

Pihaknya melakukan pendampingan tidak hanya sekali karena ingin membangun kepercayaan terlebih dahulu kepada yang bersangkutan.Pembentukan Satgas PPKS sangat penting guna menanggulangi masalah tersebut dan supaya korban dapat segera tertangani.

Related posts

Leave a Reply