Kesadaran Produk Halal Masyarakat Masih Rendah

YOGYAKARTA, SMJogja.com – Produk halal menjadi hal yang sangat penting bagi negara dengan penduduk mayoritas muslim seperti Indonesia. Pemerintah telah mengatur kehalalan dalam Jaminan Produk Halal (JPH) melalui Undang-undang No 33 Tahun 2014.

Tujuh tahun sudah diundangkan namun kesadaran masyarakat mengenai produk halal (halal awareness) masih rendah. Perlu peningkatan dan percepatan kesadaran tentang kehalalan. Karena itu Ahmad Dahlan Halal Center (ADHC) menggelar webinar guna membahas peningkatan kesadaran masyarakat.

”Kegiatan tersebut merupakan kolaborasi Universitas Ahmad Dahlan, Universitas Riau dan Institute Teknologi Sumatra melalui Program Matching Fund 2021 atas nama Prof Irwandi Jaswir,” ungkap Ketua ADHC, Prof Dr apt Nurkhasanah MSi.

Ia menjelaskan program ini merupakah salah satu kontribusi ADHC membangun bangsa dan syiar Islam mengenai pentingnya kehalalan produk. Banyak pihak yang belum menyadari pentingnya kehalalan bagi manusia.

Read More

Produsen Halal

Kepala pada Pusat Kerja Sama dan Standardisasi Halal Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal Kementerian Agama, Siti Aminah MPd I, mengatakan regulasi halal Indonesia selain UU No 33 tahun 2014 juga diterbitkannya PP No 39 Tahun 2021 sebagai payung hukum penyelenggaraan JPH.

Nurhayati Subakat dari PT Paragon Indonesia menyampaikan besarnya populasi muslim Indonesia, menjadi tantangan bagi usahanya. Ia memelopori produk kecantikan halal bahkan sebelum adanya UU.

”Peluang pasar industri halal harus ditangkap agar Indonesia bisa bersaing dengan negara lain. Korea dan Jepang sudah mengambil peluang tersebut menjadi salah satu produsen produk halal di dunia,” imbuh Prof Dr Irwandi Jaswir.

Webinar juga berusaha memberikan wawasan dan perkembangan industri halal di negara tetangga seperti Malaysia dan Filipina. Dosen INHART International Islamic University Malaysia (IIUM), Dr Betania Kartika MA mengatakan perkembangan industri halal di Malaysia berkembang karena adanya kolaborasi universitas, industri, dan pemerintah.

Direktur Regional DOST, Filipina, Dr Anthony C Sales menambahkan halal bukan hanya untuk orang muslim, tetapi berlaku untuk semua orang. Tantangan besar industri halal tidak cuma fokus pada produknya tetapi juga memperhatikan halal suplainya.

(Agung PW)

Related posts

Leave a Reply