Literasi dan Edukasi Crypto Cegah Asal Investasi

Diskusi, literasi dan edukasi crypto di Sekolah Vokasi UGM / ist

JOGJA, SMJogja.com – Perkembangan uang dan investiasi digital sangat pesat. Sayangnya, pengetahuan dan pemahaman masyarakat tengan hal itu masih kurang. Tak heran ketika sering terdengar masyarakat yang tertipu berbagai investasi karena pengetahuannya kurang.

Karena itulah Diploma Ekonomika dan Bisnis Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada (DEB SV UGM) menggelar literasi dan edukasi tentang crypto bagi mahasiswa. Kampus menggandeng PT Pintu Kemana Saja dengan brand PINTU, Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti). Mereka mengadakan Pintu Talk (Campus Edition) bertajuk ”Meningkatkan Literasi Keuangan Terutama Terkait Cryptocurrency dan Juga Memberikan Imbauan Cara Berinvestasi Aset Crypto yang Aman”.

Ketua Program Studi D4 Perbankan DEB SV UGM, Dr Agusta Ika Prihanti Nugraheni mengungkapkan acara ini merupakan kesempatan bagi mahasiswa untuk menambah ilmu dan memahami literasi keuangan khususnya cryptocurrency. Pasalnya, selama ini banyak yang belum tahu bahkan tidak mengetahui perkembangan keuangan.

Melindungi Masyarakat

Read More

Kepala Biro Pengawasan Perdagangan Berjangka Komoditi, Sistem Resi Gudang, dan Pasar Lelang Komoditas Bappebti, Heryono Hadi Prasetyo SE MM menilai edukasi sangat penting untuk mengetahui apa dan bagaimana cryptocurrency.

”Faktanya industri crypto sedang berkembang, untuk itu Bappebti berkomitmen mengedukasi dan melindungi masyarakat melalui berbagai regulasi yang telah diterbitkan dan diimplementasikan,” tandasnya.

Ia menjelaskan perdagangan aset crypto sebagai komoditas diatur pada Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 99 Tahun 2018 tentang Kebijakan Umum Penyelenggaraan Perdagangan Berjangka Aset Kripto dan Peraturan Teknis Bappebti Nomor 5 tahun 2019 tentang Ketentuan Teknis Penyelenggaraan Pasar Fisik Aset Kripto di Bursa Berjangka. Kecuali itu ada Peraturan Bappebti Nomor 8 Tahun 2021 tentang Pedoman Penyelenggaraan Pasar Fisik Aset Kripto.

Investasi Aman

Head of Community PINTU, Jonathan Hartono mengedukasi mahasiswa UGM agar dapat berinvestasi secara aman. Menerutnya semua investasi pasti memiliki risiko apalagi crypto yang masih terbilang baru dan sifatnya disruptif, tentu terdapat volatilitas yang tinggi.

”Kami selalu menekankan kepada teman-teman yang ingin melakukan investasi untuk memahami dulu fundamental aset yang akan diinvestasikan, kemudian perlu menentukan profil risiko investor seperti apa,” tandasnya.

Ada beberapa tips agar menjadi lebih baik dalam investasi. Pertama pilih platform yang berada di bawah naungan Bappebti yang taat pada aturan dan regulasi di Indonesia. Kedua jangan gunakan uang panas, gunakan uang yang memang tidak dipergunakan untuk kebutuhan apapun.

Ketiga, bisa pakai strategi Dollar Cost Averaging (DCA) yaitu sebuah prinsip di mana seseorang percaya aset tersebut akan naik sehingga berinvestasi secara bertahap. Intinya, melakukan riset dan edukasi sebelum melakukan investasi agar dapat mengambil keputusan yang bijak.

Related posts

Leave a Reply