Menteri BUMN Rombak Direksi KBI, Fajar Wibhiyadi Tetap Jabat Dirut

Direktur Utama PT KBI, Fajar Wibhiyadi / ist

JOGJA, SMJogja.com – Menteri Negara BUMN dan Direktur Utama PT Danareksa (Persero) yang merupakan induk usaha dari PT Kliring Berjangka Indonesia merombak susunan direksi PT Kliring Berjangka Indonesia (KBI). Namun untuk posisi Direktur Utama tetap pada Fajar Wibhiyadi.

Corporate Secretary PT KBI, Dihan Yusro mengatakan perubahan susunan direksi sesuai dengan Surat Keputusan Menteri Negara BUMN dan Direktur Utama PT Danareksa (Persero) yang merupakan induk usaha dari PT Kliring Berjangka Indonesia. Terkait susunan Direksi Baru KBI, Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) selaku otoritas di industri perdagangan berjangka komoditi juga telah memberikan persetujuan.

Dalam susunan direksi baru ini, terdapat nama Budi Susanto yang menempati posisi Direktur menggantikan Agung Rihayanto. Budi Susanto sebelumnya menjabat sebagai Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko PT Kawasan Industri Wijayakusuma. Posisi Direktur Utama tetap Fajar Wibhiyadi, yang telah menjadi Direktur Utama KBI sejak tahun 2017.

”Adanya perubahan susunan direksi tentunya tidak mengubah berbagai rencana korporasi yang sudah dan sedang berjalan di KBI. Saat ini, KBI memiliki tiga lini usaha, yaitu sebagai Lembaga Kliring Penjaminan dan Penyelesaian Transaksi atas Perdagangan Berjangka Komoditi dan Pasar Fisik Komoditas di Bursa Berjangka Jakarta, serta sebagai Pusat Registrasi Resi Gudang,” papar Dihan.

Read More

Terkait peran sebagai lembaga kliring dan Pusat Registrasi Resi Gudang, KBI akan terus melakukan peningkatan layanan prima kepada para pemangku kepentingan. Selain itu, KBI juga akan melakukan berbagai inisiasi bisnis baru, serta transformasi layanan.

Related posts

Leave a Reply