Menuju Akreditasi Internasional, FEB UAJY Gelar Pengembangan Kurikulum

Jajaran FEB UAJY usai lokakarya kurikulum / ist

JOGJA, SMJogja.com – Perguruan tinggi harus lepas landas internasional agar semakin mendapatkan kepercayaan masyarakat. Jejaring internasional menjadi hal mutlak sebagai salah satu upaya pengembangan keilmuan.

Ini pula yang menjadi perhatian Fakultas Bisnis dan Ekonomika Universitas Atma Jaya Yogyakarta (FBE UAJY). Kampus tersebut menyelenggarakan lokakarya Pengembangan Kurikulum Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) & Menuju Akreditasi Internasional ACBSP (Accreditation Council for Business Schools and Programs) di Kaliurang, Yogyakarta.

Dekan FBE UAJY, Budi Suprapto menjelaskan peserta lokakarya Pengurus FBE UAJY mulai dekanat, departemen, program studi dan tata usaha. Selain itu ada pula Tim Kurikulum MBKM.

Ia menjelaskan peningkatan kualitas harus bersamaan dengan evaluasi dan perubahan kurikulum yang mengacu standar nasional dan internasional. Berkaitan dengan hal tersebut, kampusnya menjadi anggota LAMEMBA (Lembaga Akreditasi Mandiri Ekonomi Manejemen Bisnis daan Akuntansi) dan ACBSP. Dengan menjadi anggota, seluruh prodi di FBE UAJY siap mengikuti proses akreditasi di kedua lembaga.

Read More

Program Doktor

”Sampai saat kami mempunyai tiga Prodi Sarjana (Akuntansi, Ekonomi Pembangunan dan Manajemen) dan satu Prodi Magister Manajemen. Kami juga sedang mempersiapkan pembukaan Program Magister Akuntansi dan Program Doktor Manajemen Bisnis. Nantinya seluruh prodi terwadahi dalam School of Business di bawah akreditasi ACBSP,” papar Budi.

Wakil Dekan 1, D. Agus Budi Raharjono menjelaskan Prodi Sarjana Prodi Akuntansi, Ekonomi Pembangunan dan Manajemen saat ini dalam proses menyelesaikan Kurikulum MBKM. Kurikulum tersebut berlaku mulai Semester Gasal Tahun Akademik 2022/2023.

”Seluruh prodi sarjana di FBE, semester depan sudah siap menerapkan Kurikulum MBKM. Tim Kurikulum ketiga prodi telah bekerja keras untuk menyusun Kurikulum MBKM beserta regulasi yang mendukungnya. Kami optimistis mampu menyelesaikan dan menerapkan sesuai dengan ketentuan,” imbuh Kaprodi Ekonomi Pembangunan, Y Sri Susilo.

Related posts

Leave a Reply