Pelaku Penusukan Dua Mahasiswa Ditangkap, Terancam 15 Tahun

YF (25), tersangka penusukan dua mahasiswa dengan lokasi kejadian Seturan, Sleman diamankan di Mapolda DIY, Selasa (9/5/2022) / SMJogja.com-Amelia Hapsari

SLEMAN, SMJogja.com-Dalam waktu kurang dari 36 jam, tim gabungan Jatanras Polda DIY dan Polres Sleman menangkap pelaku penusukan terhadap dua mahasiswa asal Sumatera.

Tersangka berinisial YF (25) diamankan oleh aparat kepolisian di kawasan Babarsari, Depok, Sleman, Senin (9/5) sekitar pukul 15.00 WIB. Pelaku yang berasal dari Maluku itu diketahui sering berpindah tempat tinggal, dan baru bermukim di Yogyakarta sejak satu tahun terakhir.

“Tersangka YF diamankan kemarin sore lalu dibawa ke Mapolda DIY. Pemeriksaan masih terus dilakukan, dan tidak menutup kemungkinan pelaku bisa bertambah,” kata Kabid Humas Polda DIY Kombes Yuliyanto saat konferensi pers, Selasa (10/5). 

Saat membekuk tersangka, polisi juga mengamankan barang bukti pisau lipat yang digunakan untuk menusuk korban TIP (28) dan DS (22) hingga keduanya meninggal dunia. Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, YF dijerat dengan ketentuan berlapis pasal 338 tentang pembunuhan subsider pasal 351 ayat 3 tentang penganiayaan. Ancaman hukumannya maksimal 15 tahun penjara. 

Read More

Dirreskrimum Polda DIY Kombes Ade Ary Syam Indradi mengungkapkan, kronologi kejadian ini bermula saat kelompok pelaku dan korban saling berpapasan di simpang empat Jalan Setoran Mataram, Seturan, Sleman, Minggu (8/5) dini hari pukul 01.00 WIB.

“Rombongan korban naik motor dari arah barat sedangkan kelompok pelaku datang dari selatan. Saat bersimpangan di jalan, tidak ada yang mau mengalah hingga akhirnya cekcok dan terjadi kejar-kejaran kemudian kedua korban ditusuk,” bebernya.

Korban DS yang merupakan mahasiswa ISI sekaligus anak seorang jurnalis asal Pematang Siantar, Sumatera Utara menderita luka tusuk di empat titik. Dua tusukan mengenai punggung, dan dua lainnya pada bagian dada kiri. Sedangkan TIP, warga Bangka Belitung ditusuk sebanyak tiga kali di dada dan pinggul. Usai kejadian, kedua korban sempat dilarikan ke rumah sakit. Namun TIP terlebih dulu meninggal saat dalam perjalanan ke RS JIH, sedangkan korban DS meregang nyawa setelah kurang lebih dua jam menjalani perawatan medis.

Related posts

Leave a Reply