Penguatan Kearifan Lokal, Kundha Kabudayan Gelar Budaya Etnis Selendang Sutera

Kepala Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) DIY, Dian Lakhsmi Pratiwi / ist

JOGJA, SMJogja.com – Lebih seribu suku dengan segala keragamannya hidup di Indonesia. Mereka tersebar dari Sabang sampai Merauke. Penting bagi bangsa ini memelihara, memupuk, mempertahankan dan mengembangkan nilai-nilai kearifan lokal yang ada dalam ribuan suku tersebut.

Inilah yang melatarbelakangi gelar budaya etnis ”Selendang Sutera” (Semarak Legenda Suku se-Nusantara). Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) DIY melalui Seksi Adat dan Tradisi kembali menyelenggarakan Gelar Budaya Etnis Selendang Sutera. Kegiatan berlangsung pada 1-4 Agustus 2022.

”Gelar budaya etnis bertujuan memupuk rasa persatuan dan kesatuan antar pelajar mahasiswa se-Indonesia yang berada di Jogjakarta. Kegiatan ini juga memberikan penguatan nilai-nilai keberagaman budaya dan kearifan lokal serta meningkatkan apresiasi pelajar dan mahasiswa daerah terhadap budaya di sini,” papar Kepala Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) DIY, Dian Lakhsmi Pratiwi.

Setiap Tahun

Read More

Ia menjelaskan kegiatan tersebut digelar setiap tahun. Tahun ini tema yang akan diangkat ”Membangun Kebersamaan dalam Keberagaman”. Gelar Budaya Etnis Selendang Sutera 2022 berlangsung secara offline di Jogja City Mall (JCM) selama empat.

”Silahkan siapa saja boleh datang, undangan bersifat terbuka bagi umum dan dapat disaksikan secara langsung di Jogja City Mall, namun tetap dengan protocol kesehatan,” tandas Dian.

Kegiatan Selendang Sutra menjadi media bagi para pelajar dan mahasiswa yang tergabung dalam IKPMDI untuk menjaga suasana Jogjakarta tetap kondusif. Kelak, dapat mempercepat proses akulturasi budaya serta meminimalisir terjadinya konflik antar etnis.

Gelar Budaya Etnis Selendang Sutera menampilkan kesenian dari 34 provinsi seluruh Indonesia. Pada hari terakhir akan diadakan penjurian untuk kategori penampil terbaik.

Related posts

Leave a Reply