Perginya Begawan Bangsa, Azyumardi Azra

Ketua Umum PP Muhammadiyah Prof Haedar Nashir berduka atas meninggalnya Ketua Dewan Pers Prof Azyumardi Azra / ist

JOGJA, SMJogja.com – Indonesia kehilangan salah satu intelektual sekaligus juga Ketua Dewan Pers Prof Azyumardi Azra yang meninggal di Malaysia. Almarhum berada di Negeri Jiran untuk menjadi narasumber sebuah acara namun setibanya di sana mengalami sakit.

”Beliau adalah cendekiawan muslim dan intelektual bangsa yang maqomnya sudah begawan atau ar-rasih fil-‘imi. Pemikirannya senantiasa jernih dan komprehensif, yang menggambarkan kedalaman dan keluasan ilmu, khususnya ilmu keislaman yang terkoneksi dengan berbagai aspek kehidupan,” tutur Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir ketika menyampaikan duka atas meninggalnya almarhum.

Haedar mengatakan almarhum memiliki pemaham sejarah luas dan dapat menjelaskan banyak hal dari peristiwa masa lampau dengan kekinian, termasuk analisnya tentang jaringan ulama internasional. Pemikirannya tentang peradaban juga melintas batas, sehingga menggambarkan inklusivisme yang luas. Demikian halnya dengan pemikirannya tentang politik Islam, selalu menyajikan analisis yang cerdas dan simultan, tidak dogmatik dan apologis.

Rendah Hati

Read More

Almarhum menurut Haedar merupakan sosok rendah hati. Ia berada di puncak posisi sebagai intelektual ternama bukan hanya di Indonesia tetapi juga di tingkat regional dan global. Dunia mengakuinya sebagai intelektual Islam dengan pemikiran-pemikiran luar biasa.

”Meninggalnya di Malaysia sebagai narasumber menunjukkan keluasan radius keintelektualannya,” tandasnya.

Haedar menambahkan almarhum memiliki sikap kritis dan tidak segan menyuarakan pemikirannya yang bersifat korektif, dengan tetap objektif dan bijak sebagai intelegensia guru bangsa. Ia mengingatkan generasi muda Indonesia penting berguru dan mengambil banyak mozaik dari pemikiran-pemikiran almarhum yang mencerdaskan dan mencerahkan.

Related posts

Leave a Reply