Petilasan Syech Jumadil Qubro Diminati Wisatawan

SLEMAN, SMJogja.com – Petilasan Syech Jumadil Qubro di Bukit Turgo Purwobinangun, Pakem, Sleman kian menarik minat banyak pengunjung. Orang yang datang tidak hanya bertujuan untuk wisata melainkan juga ziarah ke makam salah satu tokoh penting dalam penyebaran Islam di nusantara itu.

Sekarang, para pengunjung lebih mudah untuk melakukan ziarah ke petilasan Syech Jumadil Qubro karena sudah ada jalur jalan yang representatif. Akses itu dibangun oleh Pemda DIY pada tahun 2021 silam.

“Hal itu tentu mempermudah akses peziarah untuk sampai ke lokasi. Karena itu, kami menyampaikan apresiasi kepada pemerintah provinsi yang telah memberikan perhatian dalam pengembangan destinasi wisata religi di Kabupaten Sleman,” kata Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Sleman Ishadi Zayid, Selasa (25/10).

Dari hasil tinjauan dinas diperoleh informasi bahwa sebagian besar pengunjung sudah pernah bahkan sering melakukan tradisi ziarah ke petilasan Syech Jumadil Qubro jauh sebelum dibangun jalur jalan yang baru. 

Read More

Kala itu, akse menuju lokasi petilasan masih berupa jalan setapak yang sempit dan licin. Ditambah lagi belum ada pagar pengaman sehingga cukup berbahaya karena banyak jalur yang terjal, dan dekat dengan jurang.

“Dengan dibangunnya jalur permanen sangat membantu para peziarah mencapai lokasi secara mudah dan aman,” tambahnya.

Salah satu warga Tempel, Jazimah (54) mengaku sudah terbiasa melakukan ziarah sejak usianya menginjak 10 tahun. Bagi dirinya, rutinitas berziarah atau tawasul sudah menjadi suatu kebutuhan batin. Tidak jarang, dia datang ke petilasan bersama kerabat dan rekan-rekannya. 

“Sejak dibangun akses jalan yang baru, rutinitas ziarah jadi lebih nyaman. Apalagi kebanyakan peziarah adalah kaum sepuh,” ucapnya.

Sementara itu, Pemkab Sleman terus berupaya mengembangkan pengelolaan wisata religi di daerahnya. Beberapa waktu lalu, Dispar bersama pengelola petilasan Syech Jumadil Qubro, dan Pokdarwis Pakembinangun melakukan studi banding ke Wonosobo, Jawa Tengah.

Kepala Bidang Pengembangan Destinasi Wisata dan Ekonomi Kreatif Dispar Sleman Wasita mengatakan, wisata religi cukup prospektif untuk dikembangkan.Kabupaten Sleman memiliki beberapa destinasi wisata religi yang potensial, salah satu diantaranya adalah Maqom Syech Jumadil Qubro.

“Keberadaan Yogyakarta International Airport (YIA), dan rencana pembangunan jalan tol tentu akan menjadi peluang besar untuk mengembangkan sektor pariwisata di DIY khususnya Sleman,” katanya.

Related posts

Leave a Reply