Ratusan Relawan Dilatih Simulasi Tanggap Bencana

Sejumlah relawan mengikuti latihan gabungan dan simulasi manajemen tanggap darurat bencana yang diselenggarakan PMI Sleman di Asram Edupark, Sabtu (26/11/2022) / Amelia Hapsari

SLEMAN, SMJogja.com – Sedikitnya 150 relawan perwakilan dari unsur KSR unit perguruan tinggi, TSR PMI, dan PMR se-DIY mengikuti latihan gabungan dan simulasi manajemen tanggap darurat bencana yang diselenggarakan oleh PMI Kabupaten Sleman. Acara berlangsung selama dua hari pada Sabtu (26/11) dan Minggu (27/11) di Asram Edupark, Sendangadi, Mlati. 

Tiap tahun, kegiatan ini diadakan dengan tema yang berbeda. Kali ini, latihan difokuskan pada penanganan bencana hidrometeorologi seperti tanah longsor, pohon tumbang, dan banjir. Pemilihan tema itu sesuai dengan imbauan BMKG terkait kewaspadaan cuaca ekstrem.

“Kami adakan kegiatan ini tujuannya agar para relawan memahami sistem pembinaan serta aplikasi pendukung ketugasan mereka. Peserta juga diajari cara mengisi form tanggap darurat bencana,” kata Ketua PMI Sleman Sunartono disela kegiatan, Sabtu (26/11).

Kegiatan hari pertama diisi dengan pengayaan materi, dilanjutkan praktik simulasi pada waktu malam hingga hari berikutnya. Saat menjalani simulasi, peserta dibagi sesuai bidang masing-masing. Diantaranya divisi logistik, asesmen, pencatatan dan pelaporan, serta pendampingan psikologi.

Read More

Adapun metode yang digunakan meliputi pendampingan, sharing, tabletop, praktik lapangan, dan simulasi. Penyelenggaraan kegiatan ini turut didukung PMI DIY termasuk dalam hal penyediaan sarpras, dan dapur umum. Menurut Sunartono, latihan gabungan ini penting dilaksanakan secara rutin mengingat Sleman merupakan daerah rawan bencana dengan tujuh jenis ancaman diantaranya erupsi Gunung Merapi, banjir lahar dingin, gempa bumi, tanah longsor, angin puting beliung, kekeringan, dan kebakaran. “Melalui pelatihan ini, para relawan diharapkan bisa melakukan tugasnya dengan tepat dan cepat. Kita harus menunjukkan citra PMI kepada masyarakat, karena itu jangan pernah berbuat yang menciderai marwah organisasi,” tegasnya.

Kegiatan ini sekaligus sebagai seleksi peserta Jumpa Bakti Gembira (Jumbara) tahun 2023 yang digelar di Lampung. 

Related posts

Leave a Reply