Berlangsung Luring di UNY, Ratusan Tim Ikuti Madrasah Robotic Competition

Pembukaan Madrasah Robotic Competition (MRC) di GOR UNY / Agung PW

JOGJA, SMJogja.com – Ratusan peserta dari seluruh Indonesia mengikuti Madrasah Robotic Competition (MRC) yang berlangsung di GOR UNY. Mereka berlaga selama dua hari, 22-23 November 2022 untuk menjadi yang terbaik.

Direktur KSKK Madrasah Kementerian Agama Republik Indonesia, Prof H Moh Isom mengungkapkan MRC merupakan program tahunan Direktorat Kurikulum Sarana Kelembagaan dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah, Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama RI. Kompetisi khusus bagi siswa-siswi madrasah di seluruh Indonesia mulai dari jenjang Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTs) dan Madrasah Aliyah (MA).

Ia menjelaskan MRC tahun ini memasuki tahun yang kedelapan. Tahun pertama (2015) berlangsung di Cilandak Town Square Jakarta Selatan. Tahun kedua (2016) di Mall of Indonesia, Jakarta Utara. Tahun ketiga (2017) digelar ICE (Indonesia Convention Exhibition) BSD Tangerang, Banten berbarengan dengan Expo Pendis Kementerian Agama RI.

Tahun keempat (2018), di Depok Town Square, Depok Jawa Barat. Tahun kelima (2019) di Grand City Mall Surabaya. Tahun keenam (2020), berlangsung di Universitas Islam Asy-Syafi’iyyah Jakarta. Tahun ketujuh (2021), pelaksanaan MRC secara hybrid (daring dan luring), yang luring di ICE BSD-Tangerang.

Read More

Buka Jejaring

Tahun ini, MRC berlangsung secara tatap muka GOR UNY. Tempat yang strategis tersebut dapat membuka jejaring baru antara siswa-siswi madrasah yang memiliki minat dan bakat di bidang robotika dengan praktisi dan akademisi robotika di perguruan tinggi. Kampus-kampus di Jogjakarta sudah sangat akrab dengan robot termasuk UNY.

”Tema MRC 2022, The Next Generation of Robots: Making Better Life. Tema ini selaras dengan semangat bangsa Indonesia untuk pulih bersama dan bangkit lebih kuat dari pandemi Covid-19. Selain itu, tema ini juga menyerukan kepada peserta bahwa teknologi yang akan mereka ciptakan memiliki manfaat bagi kehidupan yang lebih baik,” papar Isom.

Selama kompetisi, Direktorat KSKK Madrasah juga menggelar pameran robotika dari perusahaan-perusahaan serta komunitas robotika dalam maupun luar negeri. Mereka antara lain Festo, Aespiro, INspsira Academy, PT Media Inovasi Edukasi Inovatif, PT Tekno Agung Makmur, PT Robotika Akademi, PT Cipta Otomasi Indonesia dan Universitas Dian Nuswantara.

”Memang karya para siswa belum dapat menjadi materi untuk produksi secara massal. Namun demikian kami berharap beberapa tahun ke depan karya mereka dapat diproduksi bersama dengan dunia industri,” tandas Isom.

Related posts

Leave a Reply