Ribuan Anak Muda Kembangkan Talenta, Unesco Turun Tangan Dampingi Mereka

Perajin gerabah Dwi Arum dibantu ibunya melatih pengunjung yang ingin belajar membuat gerabah / Agung PW

JOGJA, SMJogja.com – Pandemi Covid-19 tidak merintangi anak-anak muda mengembangkan talentanya. Mereka terus berkarya meskipun dalam situasi yang serba sulit. Badan dunia, Unesco pun turun tangan membantu mendampingi mereka.

Programme Specialist and HEad of Culture Unit Unesco Jakarta, Moe Chiba menjelaskan pihak melakukan pendampingan dalam program Kita Muda Kreatif (KM). Program tersebut untuk mendukung peningkatakan kapasitas bisnis wirausahawan muda.

”Mereka mendapat edukasi mulai dari ketrampilan wirausaha, literasi keuangan hingga pada branding produk karya,” tutur Moe Chiba di sela-sela kunjungan ke sejumlah daerah di Semarang, Magelang dan Jogjakarta.

Menurut Moe, KMK berusaha menyelaraskan komitmen dengan Pemerintah untuk meningkatkan taraf hidup kaum muda. Selain berkolaborasi dengan Pemerintah, Unesco juga bekerja sama dengan swasta seperti Citi Foundation.

Read More

Makin Berkembang

CEO Citi Indonesia, Batara Sianturi menambahkan kerja sama dengan Unesco telah melibatkan 400 wirausahawan muda termasuk di kawasan Kota Tua Semarang dan Borobudur Magelang. Program mereka mendukung lebih 1.000 wirausahawan muda kreatif di enam provinsi.

”Kegiatannya banyak mulai dari pelatihan secara daring dan luring untuk pengembangan usaha dan promosi. Selama pandemi Covid-19, program tetap jalan terus tidak pernah berhenti,” tandas Batara.

Penerima manfaat mengungkapkan banyak manfaat bergabung dalam program Unesco dan Citi Foundation. Pemilik homestay di kawasan Borobudur, Magelang, Andreas Sugiarto mengatakan usahanya berkembang pesat sejak bergabung dalam program tersebut. Ia memperoleh banyak kenalan dan jaringan sehingga usahanya makin berkembang.

Perajin gerabah, Dwi Arum juga merasakan hal yang sama. Ia bisa melebarkan sayap berjejaring setelah mendapat pelatihan dan pendampingan dari Unesco. Usaha gerabahnya berkembang, banyak wisatawan lokal maupun asing yang belajar membuat gerabah di sana termasuk pendiri facebook, Mark Zukerberg.

Related posts

Leave a Reply