Sambut Libur Lebaran, Pengelola Lava Tour Berbenah

Asosiasi Jip Wilayah Lereng Merapi (AJWLM) menggelar upacara di aliran dam Kali Kuning, Selasa (17/8/2021) / SMJogja.com-Amelia Hapsari

SLEMAN, SMJogja.com-Waktu libur selama 10 hari pada Lebaran tahun ini menjadi angin segar bagi pelaku wisata, tidak terkecuali pengelola jip lava tour Merapi. Mereka sudah mulai berbenah untuk menyambut kedatangan wisatawan. 

Pekan awal Ramadan ini dimanfaatkan dengan melakukan perbaikan mobil jip yang biasa digunakan mengangkut wisatawan. “Sekarang anggota kami sedang membetulkan kendaraan masing-masing. Sebagian ada yang masuk bengkel untuk memastikan kondisi jip sesuai SOP bahkan salah satu komunitas mengadakan ngecat bareng,” ungkap Sekretaris Asosiasi Jip Wisata Lereng Merapi (AJWLM) Heribertus Indiantara saat dikonfirmasi, Rabu (13/4).

Meski pandemi Covid-19 belum usai, dia optimis peminat lava tour akan melonjak saat libur Lebaran nanti. Menjelang Ramadan pun wisata jip sudah ramai pengunjung yang kebanyakan dari kalangan perusahaan, dan sekolah. “Kami optimis saat libur Idul Fitri nanti akan full order, mungkin bisa 3-4 kali jalan,” ujarnya.

Kondisi Gunung Merapi yang masih fluktuatif diakuinya cukup memberikan pengaruh. Bahkan saat Merapi mengalami rentetan erupsi pada tanggal 9 dan 10 Maret 2022, banyak pemesanan yang dibatalkan.Pasca kejadian itu pun rute trip lava tour dibatasi yakni tidak boleh masuk ke radius bahaya 5 km dari puncak Merapi. Aktivitas atraksi jip di sungai berhulu Merapi juga hanya terbatas.

Read More

“Bagi kami sendiri, erupsi bukan masalah besar dan sudah menjadi hal biasa, tapi jadi persoalan ketika wisatawan takut datang. Kami minta BPBD selalu berkomunikasi dengan BPPTKG, sehingga jika ada peningkatan aktivitas Merapi bisa segera diberitahu,” tandas Heri.

Pengelola jip sudah menyiapkan alternatif apabila kondisi Merapi dirasa berbahaya. Salah satunya adalah Kaliurang Eksplor berupa trip menyusuri tempat bersejarah, dan hutan yang ada di sekitar kawasan lereng Merapi.Rute paling atas wahana ini hanya sampai destinasi Batu Alien di Dusun Jambu, Kepuharjo, Cangkringan.

Lantaran masih tergolong baru, trip Kaliurang Eksplor belum banyak peminat. Namun begitu, pengelola tetap memperkenalkan wahana itu kepada wisatawan salah satunya lewat strategi dobel trip yang menggabungkan Kaliurang Eksplor, dan lava tour.

Disebutkan, saat ini terdapat sekitar 800 unit jip yang beroperasi. Jumlah itu berkurang cukup banyak dibanding sebelum pandemi yang mencapai 1.000-an kendaraan. Sebagian mobil terpaksa dijual oleh pemilik karena terdesak kebutuhan hidup.

Related posts

Leave a Reply