Semua Orang Bisa Melukis, Chamit Arang Ajari Warga Goreskan Kuas

Chamit Arang di Studio Tapal Rupa, Sleman / ist

SLEMAN, SMJogja.com – Melukis merupakan mengekspresikan hati, menuangkan imaginasi, membuat bahagia. Melepas kesuntukan dengan melukis selain bisa menghasilkan karya juga berdampak positif.

”Saya mengajak siapapun yang ingin belajar melukis untuk bergabung di studio saya. Tidak dipungut biaya, namun harap membawa alat lukis sendiri,” ungkap seniman Jogjakarta, Chamit Arang.

Ia yang memiliki Sanggar Studio Tapal Rupa, mengatakan semua orang bisa melukis. Mereka dapat belajar mengungkapkan isi hari ke dalam goresan di kanvas. Studio Tapal Rupa sekaligus tempat kediamannya yang berlokasi di Dusun Temon Rt 01 Rw 22, Pandowoharjo, Sleman, terbuka bagi siapa saja yang ingin belajar melukis.

Sebenarnya semua orang itu bisa melukis tapi pengembangannya tergantung diri masing masing. Menurut Chamit melukis kegiatan yang mengeluarkan energi positif. Dengan melukis, seseorang akan menemukan jalan untuk berekspresi, hingga menghasilkan kepuasan batin, dan kemerdekaan jiwa. Goresan warna yang tertuang mewakili ketenangan, keiklasan dan kejujuran diri sang pelukis.

Read More

Hidup Menggelandang

Chamit yang pernah hidup menggelandang sebagai pelukis wajah di Malioboro Jogja, ingin berbagai ilmu, berbagi pengalaman dengan siapa saja. Ia menyebut Malioboro bagaikan kawah candradimuka bagi para seniman. Banyak seniman hebat dari berbagai bidang lahir di sana.

”Saya banyak belajar di sana, dan akhirnya berkesempatan mengajari orang awam yang ingin melukis,” tuturnya.

Selain menjadi juri dalam berbagai lomba melukis, ia kini banyak memberi pelatihan melukis. Dirinya pernah memberi pelatihan melukis bagi bara napi di LP Pondok Bambu. Pernah pula mengisi acara komunitas perempuan di Hotel Hyatt.

Beberapa orang di antara peserta bahkan serius menjadi pelukis dan mengikuti berbagai pameran lukisan. Ia menyebut yang eksis sebagai seniman lukis ada tujuh orang. Ada seorang murid yang pernah mengadakan pameran tunggal padahal gurunya malah belum pernah.

Related posts

Leave a Reply