Teguh pada Konstitusi, SBY Pernah Dapat Godaan Perpanjang Jabatan 3 Periode

Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono di warung angkringan / Agung PW

JOGJA, SMJogja.com – Presiden keenam Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono pernah mendapat godaan menjelang berakhirnya masa jabatan kedua. Banyak pihak yang mendorong untuk melanjutkan hingga tiga periode.

”Namun SBY tetap teguh pada konstitusi dan menjalankan amanat reformasi untuk membatasi kekuasaan,” tandas Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono ketika berdialog dengan anak-anak muda di Alun -alun Utara Jogja.

Ia melakukan perjalanan safari Ramadan ke berbagai daerah mulai dari Jakarta, Yogyakarta, Jawa Tengah dan Jawa Timur. Selama perjalanan, ia terjun langsung menyerap aspirasi masyarakat, mahasiswa, kaum muda milenial dan siapa saja yang bertemu dengannya.

Rahasia godaan pada SBY ia ceritakan untuk memberi gambaran bahwa kekuasaan harus ada batasnya. Kekuasaan tidak boleh melampaui batas-batas yang sudah menjadi kesepakatan bersama bahkan telah menjadi UU.

Read More

Kepuasan Tinggi

Pihak-pihak yang menggoda SBY beralasan elektabilitasnya masih tinggi, begitu pula tingkat kepuasan. Namun hal itu tidak bisa menjadi pembenar untuk melanggar konstitusi. Amanat reformasi secara jelas dan tegas menyatakan pembatasan kekuasaan.

”Itu juga menjadi salah satu aspirasi masyarakat Indonesia bahkan hasil survei sebuah lembaga menyatakan 73 persen masyarakat tidak menginginkan terjadinya perpanjangan jabatan presiden hingga tiga periode,” imbuh AHY.

Pada kesempatan tersebut ia juga menerima perwakilan mahasiswa yang akan menyampaikan kritik atas berbagai hal. Beberapa yang menjadi protes mahasiswa antara lain penundaan pemilu dan perpanjangan masa jabatan presiden. Tak hanya kritik melalui saluran resmi, mahasiswa akan melakukan aksi parlemen jalanan dengan menggelar demonstrasi di seluruh Indonesia.

Related posts

Leave a Reply