TMMD Prioritaskan Bangun Talud Permukiman Prenggan Kotagede

TMMD: Komandan Kodim 0734/Kota Yogyakarta, Letkol Inf Arif Harianto dan Wakil Wali Kota Yogyakarta, Heroe Purwadi menandatangani naskah serah terima Pekerjaan dan Penyerahan Naskah serah terima program TMMD Tahap I TA 2022 / SMJogja.com - Asef F Amani

YOGYAKARTA, SMJogja.com – Kodim 0734/Kota Yogyakarta memulai pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap I TA 2022 di Kelurahan Prenggan, Kemantren Kotagede, Kota Yogyakarta. TMMD ini menyasar kegiatan fisik pembangunan talud permukiman, rehab balai RW, rehab MCK, dan RTLH sebanyak 10 unit serta nonfisik penyuluhan bela negara, Kamtibmas, stunting, dan terorisme.


TMMD Tahap I TA 2022 resmi dibuka di Aula Amarta Kodim 0734/Kota Yogyakarta, Rabu (11/5). Pembukaan ditandai dengan penandatanganan naskah serah terima Pekerjaan dan Penyerahan Naskah serah terima dari Wali Kota Yogyakarta yang diwakili Wakil Wali Kota Yogyakarta, Heroe Purwadi kepada Komandan Kodim 0734/Kota Yogyakarta, Letkol Inf Arif Harianto.


Dandim Letkol Inf Arif mengatakan, TMMD adalah suatu program terpadu antara TNI dan Pemerintah Daerah yang bertujuan untuk mempercepat pelaksanaan pembangunan daerah dengan harapan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Selain sasaran pokoknya adalah meningkatkan kesejahteraan masyarakat di daerah.


“TMMD bertujuan mempererat kemanunggalan TNI dan rakyat. Program TMMD dapat terlaksana dengan baik apabila didukung adanya kerjasama dan gotong royong dari semua unsur yang terlibat, seperti TNI, Polri, Pemda maupun masyarakat. Keharmonisan kebersamaan dan kemanunggalan pun dapat terwujud,” ujarnya.

Read More


Dia menuturkan, TNI dengan Rakyat telah menjadi salah satu pilar untuk  tetap tegaknya NKRI dan merupakan kekuatan yang sangat dahsyat untuk mengatasi berbagai masalah bangsa seperti kemiskinan, penggangguran, pembangunan SDM, dan lain-lain. Maka, melalui TMMD ini diharap permasalahan bangsa dapat teratasi.


“Berdasarkan koordinasi dengan Pemda, lokasi TMMD diputuskan di Prenggan Kotagede, karena memang sedang butuh perhatian. Utamanya masalah talud permukiman agar air dari sungai yang ada ketika banjir tidak meluap ke permukiman warga,” katanya.


Sementara itu, Wakil Wali Kota Yogyakarta, Heroe Purwadi menuturkan, TMMD bagian dari komitmen bersama jajaran TNI untuk membangun kota dan mempercepat pembangunan di wilayah-wilayah, khususnya wilayah yang butuh penanganan cepat. Salah satunya di wilayah Kotagede ini yang sedang membutuhkan prioritas penanganan talud sungai.


“Pembangunan talud ini penting bagi warga sekitar agar tidak kebanjiran saat air sungai meluap. Selain juga pembangunan fisik lainnya, seperti rehab balai RW dan rehab MCK,” jelasnya.


Adanya TMMD ini, imbuh Heroe, diharap juga dapat memberi kekuatan ke masyarakat di tengah situasi pandemi Covid-19. Sekaligus memacu bangkitnya ekonomi masyarakat, karena kasus Covid-19 saat ini cenderung menurun.


“Kasus Covid-19 di Kota Yogyakarta sekarang hanya ada 5, tapi sebelumnya sempat zero kasus. Mudah-mudahan setelah masa libur lebaran ini tidak ada lonjakan dan kami optimis kasusnya tidak meningkat, karena sampai sekarang belum ada tanda-tandanya kasus akan meningkat lagi,” paparnya.

Related posts

Leave a Reply