Yuk…Pelajari dan Pahami Pemilu 2024

Ketua KPU DIY, Hamdan Kurniawan SIP MA / dok UMY

JOGJA, SMJogja.com – Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 tak lama lagi. Pemilih pemula atau generasi milenial bakal meramaikan ajang demokrasi tersebut. Mereka pemilih yang belum pernah sama sekali menggunakan hak pilihnya dalam pemilu.

Karena itu, dosen Ilmu Pemerintahan dan Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu sosial dan Ilmu Politik Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) menggelar pelatihan untuk mengedukasi kaum muda pemilih pemula.

Kegiatan tersebut merupakan program riset keilmuan yang lolos pendanaan Hibah MBKM Kemenristekdikti.
Dua dosen, Dr phill Ridho Al-Hamdi MA dan Nur Sofyan MIKom yang menjadi penyelenggara. Pelatihan juga menggandeng Komisi Pemilihan Umum (KPU) DIY dan Pusat Studi untuk Demokrasi, Pemilu dan Partai Politik (PUSDEPPOL).

”Sangat penting meningkatkan pengetahuan terkait pemilu bagi para pemilih pemula. Saya rasa pendidikan pemilih seperti ini apalagi pemilih pemula merupakan upaya peningkatan juga penguatan kapasitas kesadaran betapa pentingnya pemilu,” tandas Ketua KPU DIY, Hamdan Kurniawan SIP MA.

Read More

Menurutnya kampus mempunyai peranan penting mengedukasi pemilih pemula. Pihaknya mengapresiasi kepedulian kampus terhadap jalannya demokrasi. Ia selalu bersedia melakukan sosialisasi ke mana pun termasuk ke kampus-kampus.

Pemilih Peduli

Ridho Al-Hamdi yang juga Wakil Dekan I Bidang Akademik, Kemahasiswaan, dan AIK Fisipol UMY mengatakan riset tersebut mempunyai skema tiga tahun.Tahun pertama targetnya mahasiswa, tahun kedua pelajar, dan tahun ketiga aktivis masyarakat seperti Karang Taruna, remaja masjid dan sebagainya.

Dalam pelatihan yang bertema ”Pendidikan Pemilih Pemula: Pelajar Bertanya, Pemilu Menjawab”, ia mengingatkan kepada para peserta agar tidak cuek pada pesta demokrasi. Data pemilu 2019, 42 persen pemilih merupakan masyarakat berusia di bawah 30 tahun.

”Ini artinya masa depan demokrasi Indonesia ada di tangan pemilih pemula. Suara pemilih muda memegang kendali masa depan bangsa. Jangan acuh tak acuh, tidak boleh berpikiran negatif terhadap pemilu,” tegasnya.

Related posts

Leave a Reply