Ziarah Rohani, Umat Berbagai Daerah Ikuti Misa di Gua Maria Tritis

Umat Katolik mengikuti misa di Gua Maria Tritis Gunungkidul / ist

GUNUNGKIDUL, SMJogja.com – Umat dari berbagai daerah, Jawa dan luar Jawa mengikuti misa ekaristi di Gua Maria Perantara Wahyu, Singkil, Paliyan, Gunungkidul. Kegiatan tersebut rutin berlangsung selama bulan Oktober sebagai bulan rosario bagi umat Katolik. Mereka bisa mengikuti perayaan misa dengan tetap disiplin proktokol kesehatan.

Pemimpin misa, Pastur Ignatius Adi Sapto Wibowo Pr mengajak seluruh umat yang datang berziarah di Gua Maria Tritis, sebutan akrabnya, semakin giat mesyukuri kemurahan hidup dari Tuhan Yesus. Umat memperolehnya secara cuma-cuma tanpa membayar.

”Yang utama, bersyukur atas seluruh kemurahan Tuhan. Kemurahan itu dalam bentuk penyelenggaraan hidup dan segalanya. Semua gratis tapi apakah setiap waktu sudah mensyukuri kemurahanNya,” tanya Adi mengajak umat merefleksikan hidup.

Gua Alami

Read More

Ia meyakinkan umat agar selalu bersyukur atas peristiwa-peristiwa hidup yang ditemui setiap hari. Ia mengingatkan pula, umat Katolik setiap bangun pagi hendaknya memilih doa untuk mengawali aktivitas, bukan bangun tidur memegang menyalakan telepon cerdas dan langsung bermedia sosial.

Gua Maria Tritis merupakan gua alami bebatuan nan asri dengan pesona stalaktit dan stalaknit masih aktif. Air dingin menetes di sejumlah tempat membuat suasana terasa sejuk, adem. Gua ini terletak lima kilometer sebelum Pantai Baron Tanjungsari dengan pengelola Tim Pengelola Tempat Ziarah (TPTZ) Paroki Petrus Kanisius sejak karya misi para pastur Serikat Jesus (SJ) di Kabupaten Gunungkidul.

Pastur Kepala Paroki Wonosari, Norbertus Sukarno Siwi Pr menambahkan masih ada tiga kali misa ekaristi bulan rosario di Gua Maria Tritis yakni Minggu 16 Oktober, Minggu 23 Oktober dan penutupan bulan rosariopada 30 Oktober. Umat peziarah selalu diajak berdoa rosario satu jam sebelum misa ekaristi berlangsung pada pukul 11.00.

Related posts

Leave a Reply